Thursday, 21 January 2016

VULGAR - PANTERA dari Ranah Minang

Logo Vulgar Padang

Kemunculan Pantera yang menampar serbuan Grunge di awal 90an ‘....the trend is fuckin over!’ menyelamatkan kemaluan band-band metal untuk kembali mendominasi musik dunia.

Dirilisnya Vulgar Display of Power, dimana album dahsyat inilah yg mempengaruhi 4 anak muda penyuka metal untuk membentuk band dengan nama VULGAR sebagai media penyaluran syahwat bermusik mereka (???).

Terbentuk tahun 1996, beranggotakan ;

Robbie ‘Un-Die’ Bintara (Vocal), https://www.facebook.com/robi.bintara?fref=ts
Ronnie’James’ Asvella (Guitars), https://www.facebook.com/roni.asvella?fref=ts
Syofian’ Bayan’ Ardhian (Bass), https://www.facebook.com/syofianardhian
Tomi ‘Tomics’ (Drums), https://www.facebook.com/tom.smick.3?fref=ts

Vulgar Padang

Alkisah Tomics dan Bayan (ex Toilet), yang mana dua pemuda tampan ini (Hah ???) adalah teman kumpul-kumpul di  salah satu komunitas underground Padang (MMSP/ Metal Militia Syndicate of Padang). Selanjutnya mereka mengajak dua anak muda berbahaya lainnya yang tak kalah tampan ; Un-Die dan James (ex Corpse Grinder) yang juga teman satu kampus mereka di FE-UBH untuk  membentuk VULGAR, nama dicomot dari salah satu judul album Pantera.

Dari situ mereka mulai perform dari panggung ke panggung. Mulai dari acara sekolahan, event-event kampus bahkan festival-festival pun mereka ikuti untuk menunjukkan eksistensi VULGAR. Berbagai nomor-nomor wahid Pantera mereka  jajal...Cowboys From Hell, Domination, Fucking Hostile, Mouth For War, This Love, Walk, Regular People, 5 Minutes Alone, I'm Broken, Shedding Skin, War Nerve, Drag the Waters...dsb, hingga karena konsistensi tersebut, mereka di labeli Pantera dari ranah minang...(Whattaf**k ???)

Banyak teman-teman yang bilang VULGAR adalah Hardcore tapi mereka lebih suka menyebut ‘...ini Groove Metal’ karena skill dan permainannya lebih technical dan bertenaga...’Bodo amat yang penting kami bisa bermain musik dengan bebas tanpa terkotak2an, tanpa mesti repot harus pake ini-pake itu...karena metal bukan fashion, metal itu life style, gaya hidup...fashion cuma untuk para posser..'

MMSP Padang

Vulgar Padang past

Lanjut..?? (#lanjuuut..!!) ..Setelah eksistensi mereka di akui, VULGAR mulai di undang main di beberapa event. Salah satunya gigs underground Pekanbaru dan pastinya event lawas ‘Arising of Padang Bawah Tanah’. Bahkan juga pernah ditunjuk sebagai band pembuka Slank di Batusangkar (Dalam acara Music Everywhere - Net.TV, Slank mengatakan bahwa konser di Batusangkar adalah satu dari 2 konser mereka yang paling kacau dalam sejarah Slank)

Bertemu Boss Al Equator (sebelumnya Bayan juga pernah bergabung di Equator/ Thrashmetal), VULGAR di tawari recording untuk ikut dalam project kompilasi underground Padang yang pertama dengan titel ‘Metallian Radical’, di project kompilasi tsb. VULGAR menyelipkan single berjudul ‘Diszionis’. Diszionis merupakan single pertama dan terakhir dari VULGAR (baca ; satu-satunya)

Setelah lelah 6 tahun wara-wiri di rimba permetalan Padang, akhirnya pada tahun 2002 di rumah James, mereka memutuskan istirahat dulu untuk kembali meneruskan kuliah yang sempat terbengkalai. Namun satu alasan yang jelas adalah kebuntuan soal ketidakpastian masa depan VULGAR, melihat tidak ada perkembangan yang berarti di industri musik Padang pada saat itu.
Demikian profil singkat VULGAR, sori kalo ulasannya minim dokumentasi, cuma itu foto-foto yg ada (saat itu rokok lebih penting daripada beli roll film).
Sekian.....Be yourself, By yourself !

Join di FP kami  https://www.facebook.com/VULGAR_Pantera-cover-122460051138211/?fref=ts

Vulgar Padang 2015

3 komentar:

  1. This band was awesome..
    I have being blessed to be closed to them back in the younger years... Salute

    ReplyDelete
    Replies
    1. apalagi saya, band ini sangat meng inspirasi buat saya ...

      Delete
  2. Thx Suara Gaduh Zine atas di rilisnya tulisan ini...juga Catman Entertainment atas komentar yg menggairahkan....salute for you too
    Muchos gracias \m/

    ReplyDelete