Saturday, 23 January 2016

NOCTURNAL SYMPHONY - The Rise n Rebirth of Payakumbuh Thrash Metal

Logo Nocturnal Symphony

NOCTURNAL SYMPHONY disingkat NS berdiri pada akhir Nopember 1995 di kota Jambi. Dengan nama awal MAYAT (The Myth from Beyond) yang formasi awalnya; Bujeng (vox), Dhonald (gitar), Pempri (bass), dan Luyo (drum). Konsep awal musik mereka adalah Thrash Metal dengan referensi Metallica, Kreator, Testament, Slayer dan Sodom. Beberapa saat setelah itu nama Mayat diganti menjadi Nocturnal Symphony (NS) diikuti dengan pergantian beberapa personil yaitu;Bujeng (vox), Dhonald (gitar), Ravix (gitar), Endang (Bass), dan Oky (drum) dengan konsep musik beranjak menjadi Death Metal. Pada saat itu Nocturnal Symphony lebih sering tampil diacara-acara kampus dan dikarenakan juga belum adanya acara-acara Underground di kota Jambi. Nocturnal Symphony dengan Death Metal nya banyak dipengaruhi oleh Messiah, Hypocrisy, dan Amorphis. 
Pada bulan Agustus 1997, Nocturnal Symphony bersama beberapa band underground di kota Jambi, seperti KLIWON, PSYCHOPATH, KREPTOR, COMA dan lain-lain mendirikan sebuah wadah komunitas UG; JAMBI UNDERGROUND DEATH (JUC). ini merupakan gebrakan awal dari UG di kota Jambi untuk menunjukkan eksistensinya di belantara rimba UG indonesia. Nocturnal Symphony merilis demo tape yang berisikan 2 lagu; Symphony to the blasphemers dan Path to the eternal suffering yang hanya edarkan dikalangan terbatas dan sempat dikirim ke beberapa rekan-rekan UG di Indonesia. Sehingga Nocturnal Symphony ditawarkan interview oleh Sacred Ground Zine (Bukittinggi) di edisi perdananya.

Pada akhir 1998 Nocturnal Symphony vakum karena sebagian personilnya pindah ke lain kota. Periode oktober 1999 Nocturnal Symphony kembali bangkit di Kerinci dengan personil Bujeng (Drum), Ravix (gitar), Toto /eks Apocalypse;Padang (Bass), sedang kan untuk vokalis Nocturnal Symphony memakai aditional player, seperti pada acara "Total Dengung I" oleh GTC jambi, vokalis diisi oleh Igor (Nuclear Ent. Padang), dan di acara "United Underground" oleh Biroe Prod-Bukit Tinggi posisi vokalis diisi oleh Girez (Roh), dan Eet (Durhaka). Lalu Nocturnal Symphony dan beberapa Band Underground di Kerinci seperti; Eternal Harmony, Chemichal Buthcering, New Indonesian Sickness (NIS) dan lain-lain mendirikan sebuah komunitas UG; Kerinci Mountain Underground Society (KMUS). Acara pertama KMUS "Total Ribeuk I (Kerinci Metal Fest.)" adalah panggung perdana Nocturnal Symphony setelah vakum untuk beberapa waktu. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh Guest Star SARCASTIC Pekan Baru dan beberapa Band Ug dari TMU (TOTAL MADNESS UNDERGROUND) Padang seperti; ROH (Ritual of Horror), TITISAN, DURHAKA, SESAT dan TOASTED. Akhirnya posisi vokalis diisi oleh Budi. 

Pada pertengahan 2001 Nocturnal Symphony kembali vakum karena Ravix (gitar) melanjutkan kuliah ke Medan dan bergabung dengan PETI MATI (Medan) dan UNDERDOG (Medan), sedangkan Budi melanjutkan pendidikannya di Padang.

Lalu di awal Januari 2002, Bujeng berinisiatif kembali untuk mengaktifkan Nocturnal Symphony. Maka direkrutlah Dodi/kondoik (Bass) dan Toto pindah ke gitar. Nocturnal Symphony kembali menggebrak tampil di acara-acara UG di Jambi, Padang dan Kerinci.  Pada bulan Maret 2001 Dedi (gitar)dan Romi (drum) bergabung dengan Nocturnal Symphony. Formasi Nocturnal Symphony saat itu adalah; Bujeng (Vox), Dedi (gitar), Toto (gitar), Alex (bass) dan Romi (drum). Setelah melewati sebuah proses pemikiran dan diskusi yang dalam Nocturnal Symphony memutuskan untuk kembali kepada konsep musik awal mereka yaitu Thrash Metal. Menjelang November 2001 Nocturnal Symphony merampungkan sebuah mini album yang bertitel "Segumpal Tanah Surga" (A Land of Paradise). Mini album ini di launching oleh Nocturnal Symphony dengan sebuah acara "A Land of Paradise Music Party" yang melibatkan band-band UG di kota Kerinci. Alex/kondoik keluar dan digantikan oleh Aat. Setelah periode ini Nocturnal Symphony kembali vakum karena semua personilnya sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Sampai akhirnya pada awal 2013 bujeng (satu-satunya the Founder Nocturnal Symphony yang masih ada setelah Dhonald/NIS) di kota Payakumbuh kembali meniupkan nafas kehidupan tubuh Nocturnal Symphony. Kembali eksis setelah hampir 12 tahun vakum dan menggebrak dengan kembali tampil di acara-acara UG di Payakumbuh, dan Pekan Baru. Dengan wajah dan personil baru yaitu; Bujeng (Vox), Adjo (Gitar), Idil (bass) dan Darman (drum) Nocturnal Symphony kembali ke blantika Underground. Sayang idil tidak bertahan lama di Nocturnal Symphony. Karena masalah fokus pada pekerjaan Idil pun mengundurkan diri dari Nocturnal Symphony. Setelah mengevaluasi beberapa hal personil Nocturnal Symphony saat ini adalah; bujeng (vox/bass), Adjo (gitar), Fiqi (Gitar), Darman (drum). 

Photo Nocturnal Symphony

Nocturnal Symphony telah menyiapkan 2 buah demo lagu yaitu; Rise of the Symphony dan Arah Liar yang di rekam di Union rec. oleh Coro (Exploding the Cranial) Bukit Tinggi. Saat ini Nocturnal Symphony terlibat dalam sebuah proyek kompilasi "Sound of Syndrome Brutality" Sumatera Ug Kompilasi yang dirilis oleh Dead Rebel (Jakarta) oktober 2014 ini. Pertengahan 2015, Darman (drum) dan Adjo (Gitar) vakum dari Nocturnal Symphony karena ingin fokus pada pendidikan mereka di Perguruan Tinggi. Pada Masa ini Boy masuk pada posisi Bass dan untuk Drum, Adik (Synopsis) masuk sebagai additional player. Formasi Nocturnal Symphony ; Bujeng (vox), Fiqi (gitar), Boy (bass), Adik (drum). Tiga personil Nocturnal Symphony yaitu Bujeng, Fiqi dan Boy sehari-harinya adalah para pendidik yang bertugas di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Dan Adik adalah seorang pengusaha muda Rumah Makan di Kota Payakumbuh. Nocturnal Symphony ingin menunjukkan bahwa tidak semua musisi Ug yang kehidupan pribadinya hura hura dan berantakan. Banyak musisi UG yang punya kehidupan pribadi yang tertata dan bisa dijadikan teladan, tapi terkadang yang terekspos di masyarakat adalah kehidupan liar, mabuk-mabukan, dan sisi negatif lainnya. Kita yakin dan percaya diluar sana masih banyak kawan-kawan di dunia UG yang bisa dijadikan contoh teladan yang baik, anutan dan gambaran sebenarnya dari dunia UG itu sendiri. Sebagai gambaran nyata, saat ini kawan-kawan Ug di Payakumbuh sangat susah untuk mendapatkan izin pelaksanaan kegiatan dan izin pemakaian tempat. Pemerintah seperi alergi dan antipati terhadap keberadaan UG. Tapi mudah-mudahan seiring berjalannya waktu image negatif ini bisa berubah. 
Sebagai sebuah Band Underground Nocturnal Symphony melalui dan terlibat di beberapa dekade masa waktu lahirnya dan perkembangan Underground di Jambi, Kerinci dan Sumatera Barat dan sekarang mereka bermarkas di kota Payakumbuh. Band ini pun dalam penciptaan lagu sangat dipengaruhi oleh band-band seperti : Kreator, Pantera, Slayer, Metallica, Suffocation, Dying Fetus, Cryptopsy, Sepultura, Dream Theater, Necrophagist, Spawn of Possession, Cannibal Corpse. Dengan formasi terakhir ini, Nocturnal Symphony  kembali menggebrak di blantika musik underground Sumatra barat dan Indonesia. Saat ini Nocturnal Symphony sedang dalam proses mempersiapkan album mereka yang bertittle “The Rise n Rebirth”.Untuk kalian yang ingin berkontak dengan mereka langsung saja ke : 0852 7429 5509
DISCOGRAPHY :
Segumpal Tanah Surga" (A Land of Paradise) - Mini Album Nov 2001
   1. Cita dan Harapan
   2. Batas Kebenaran
   3. Segumpal Tanah Surga
   4. Titik Khayal

5 komentar:

  1. Thanks to suara gaduh atas liputan ini.a great appreciation for adi abang,budi n suara gaduh...

    ReplyDelete
  2. Thanks to suara gaduh atas liputan ini.a great appreciation for adi abang,budi n suara gaduh...

    ReplyDelete
  3. Thanks to adi abang,budi n suara gaduh untuk liputan ini.A great appreciation for you all.

    ReplyDelete
  4. Terima Kasih Atas Liputanya, Semoga suara gaduh semakin ok

    ReplyDelete
  5. sama sama, terima kasih kembali perhatiannya

    ReplyDelete