Monday, 1 February 2016

TAHANAN NERAKA, Brutal Death Metal with Deep Gurgling Vokill, Intense Blastbeat and Heaviest Chugging Riff Combination

Logo Tahanan Neraka

Tahanan Neraka (TN) berdiri pertengahan tahun 2010, kebetulan waktu itu bertepatan dengan berakhirnya tahun ajaran sekolah, band ini dibentuk awalnya oleh Dadank Prasetyo (gitar) dan Budi Hidayat (gitar), dua saudara beda ayah beda ibu yang baru tamat sekolah mempunyai cita-cita untuk membawakan sebuah lagu dari Metallica – Master of Puppet dan yang memang kebetulan waktu itu sedang menghadapi transisi dari genre musik tertentu ke genre lain.
Dengan modal keinginan untuk mencoba lebih jauh, akhirnya memberanikan diri untuk datang ke sebuah event yang kebetulan event tersebut diadakan di cafe NOIZE 13, dimana event tersebut adalah event pertama yang menjadi pengaruh sekaligus racun untuk serius membentuk sebuah band, disanalah bertemu dengan Rio Rinaldi (vokalis pertama). Diawali dengan perkenalan dan perbincangan yang ringan-ringan, pada akhirnya kami pun berkomitmen untuk membentuk sebuah band. Tanpa nama dan masih mencari personil untuk mengisi drum dan bass.
Sehari setelah pertemuan pertama, kami sepakat untuk membicarakan penambahan personil dan memberi nama band. Pertemuan pun dilakukan  di kampusnya Rio, Universitas Negeri Padang. Kami bertiga sibuk mencari nama yang pas, karena selain kurangnya pengetahuan akan nama-nama band yang sudah ada, kami pun juga kekurangan dalam memberi arti yang lebih filosofis nantinya. Setelah sekian lama memikirkan kata-kata yang sarkas (pada saat itu kami tertarik dengan hal yang berbau Neraka hehehe ) karena  bingung band yang menggunakan kata Neraka terlalu banyak, kami berniat mengganti nama tersebut ke arah lain, namun Dadank dengan cepat menyebutkan sebuah nama, yang waktu itu memang membuat kami langsung setuju tanpa penolakan, karena belum satu pun band-band yang ada menggunakan nama tersebut. Nama  tersebut adalah Tahanan Neraka. Dari pencarian nama tersebut  band ini resmi berdiri, lebih tepatnya 13 Juni 2010.
Pencarian selanjutnya adalah menemukan Bass Player dan Drumer. 2 hari menjelang, setelah menemukan nama band, Rio menawarkan, bahwa yang akan mengisi posisi drum adalah teman sekampusnya. Pertemuan dilakukan di Taman Budaya, disanalah kami diperkenalkan dengan Dede Proximaglotis. Yang juga seorang drummer di Proximaglotis. Dede sepakat membantu mengisi drum di TN dengan status additional agar tidak adanya bentrokan dengan jadwal latihan Proximaglotis. Dan tentu saja kami bertiga sepakat.
Waktu terus berjalan, latihan pun sering dilakukan tanpa bass. Sore setelah latihan kebetulan nongkrong di cafe Noize 13 (Noize 13 yang memang mayoritas memang di isi oleh mereka yang suka musik ber-genre keras) nongkrong, nongkrong dan nongkrong, bincang-bincang soal pencarian bassis akhirnya Uncu (Denni Aldam adalah Owner Noize 13 biasa dipanggil Uncu ) memberikan solusi dengan memperkenalkan kami dengan Hardik Kurniawan. Setelah melakukan penetrasi singkat, akhirnya kami sepakat untuk posisi bass di isi oleh Hardik.
Setelah lengkap pencarian personil Rio (vokal) Dadank (gitar) Budi (gitar) Hardik (bass) Dede (drum). Cerita punya cerita akhirnya setelah semua personil mengutarakan semua genre musik yang mereka suka dengan tujuan agar bisa mengetahui genre yang pas nantinya, ternyata semua personil mempunyai kesamaan yang hampir bisa dikatakan mirip, yaitu bermain dengan tempo cepat alias kebut-kebutan, singkat, padat. Dengan kesepakatan bersama kami sepakat mengusung genre Death Metal.
Tahun 2010 merupakan tahun yang panas, dimana event-event terselenggara sangat apik dan ganas. Di tahun tersebut TN mulai menancapkan taringnya dengan menyuguhkan tembang-tembang ala Malicious Hate, Necrotorture dll. Tak berselang lama setelah puas menjajahi suatu event ke event lain, di tahun 2010 Rio dan Dede mengundurkan diri dari TN karena beda visi dan misi. Untuk mengisi kekosongan Vokal dan Drum maka Vokal di gantikan oleh Dio Djibril yang juga kebetulan merupakan teman dekat, sedangkan untuk drum digantikan oleh Billy Aziz.
Selang beberapa bulan, Dio mengeluarkan diri karena kesibukan untuk melanjutkan jenjang studi diluar kota, sedangkan billy juga ikut mengundurkan diri karena perbedaan visi dan misi. Yang tersisa Budi, Hardik dan Dadank. TN mulai tertidur lama dalam pencarian personil. Akhirnya setelah selama hampir satu tahun, Budi mencoba mengajak Ridho dan Vino untuk mengisi kekosongan di band, namun hasilnya masih sama, Ridho dan Vino harus meninggalkan band karena harus fokus pendidikan yang sedang tahap akhir.
Tertidur lama dalam gelap, pada tanggal 11 April 2011 dipertemukan dengan Muhammad Aulia Rahman, vokalis yang akan mengisi kekosongan di TN. Maman yang saat itu memang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama memang sangat berambisi untuk mengisi vokal. Karena pertemuan dengan Maman disebuah event, tanpa sengaja bertemu dengan Kevin Armando yang juga sedang mengasah basic drumnya. Tanpa fikir panjang, Kevin langsung direkrut untuk mengisi kekosongan drum di TN.
Bass di isi oleh Fauzi. Teman lama yang dulu memang sering ngumpul bareng dan ingin mencoba suasana musik yang beda. Dan kembali lengkap. Formasi baru saat itu Maman (vokal), Dadank (gitar) Budi (gitar) Fauzi (Bass) Kevin (drum). Semua berangkat dari nol lagi, membangun kembali pondasi-pondasi yang patah. Dengan semangat menghajar event-event yang ada pada saat itu.
Ternyata seleksi alam siapa yang tahu, ditahun 2014 Fauzi mengundurkan diri, masih dengan alasan yang sama yaitu ingin fokus kuliah karena akan menuju semester akhir. Sesaat setelah Fauzi mengundurkan diri, posisi bass di isi oleh Adya T. Prakarsa. Adya yang masih menempuh pendidikan  sekolah menengah akhir bersedia mengambil posisi tersebut karena disaat itu TN berencana akan menyelesaikan EP pertama.
Setelah ujian akhir nasional berakhir TN fokus menyelesaikan EP pertama dengan Title “Senyap”. Dengan formasi Maman, Dadank, Budi, Adya, Kevin.  Karena pendidikan wajib diteruskan, Adya yang saat itu akan menempuh pendidikan di luar kota mengatakan dengan berat hati harus meninggalkan TN. Karna bingung akan permasalahan bassis, akhirnya untuk mengisi posisi bass di isi oleh Yovi Kopoy. Yovi merupakan teman dekat yang selain satu tongkrongan, juga gitaris Episiotomy. Dalam penciptaan karya band ini sangat dipengaruhi oleh Cannibal Corpse, Disgorge dan Infernal Torment, mereka berhasil mengkombinasikan riff brutal, hyper blast beat drum dan guttural vockill yang sangat membunuh.

DISCOGRAPHY
- SENYAP (EP) 2015
Tahanan Neraka CD


  • Intro
  • Bahan Bakar Manusia
  • Reparasi Moral
  • Bankku
  • Senyap
Please check their live at SIGINJAI BERKARAT .... 

FORMASI
Budi (guitar)
Dadank (gitar)
Maman (vocal)
Kevin (drum)
Yovi (bass)

Tahanan Neraka Band

3 komentar:

  1. bongkar pasang muatan terus ya band nya.... hehehe
    semoga kedepannya bisa lebih solid... dan kalo sekiranya "pekerjaan mengganggu aktivitas band" baiknya ga usah kerja aja....wkwkwkwkwkwkwkwwk #uncutakuik

    ReplyDelete
  2. Keep solid \m/ , semoga mencapai kancah nasional dan internasional

    ReplyDelete
  3. hahahahaha kirana ......
    harus tetao solid tuh, kata si om fauzan

    ReplyDelete